Rabu, 10 September 2014

Rangkuman Bab 1



Muhmad Abdu Algifari
Departemen Menejemen Hutan
Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor


Kuliah Perilaku Konsumen IKK 233 Sep 2014-Jan 2015
Departemen of Family and Consumer Sciences, College of Human Ecology Bogor Agricultural University IPB

Dosen:
Prof Dr Ir Ujang Sumarwan, MSc
Dr Ir Lilik Noor Yuliati , MFSA
Dr. Ir. Megawati simanjuntak, MS
Ir. MD Djamaluddin, MSc
Ir. Retnaningsih, MS

Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: TEori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Edisi 2 Cetakan 1. Jakarta: PT Ghalia Indonesia


Catatan Kuliah Pertama
Saya Muhamad Abdu Algifari mahasiswa Departemen Menejemen Hutan, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.
Pada hari Jum'at 5 September 2014 saya mengikuti kuliah Perilaku Konsumen sebagai SC. Kuliah ini disampaikan oleh Dosen yang sangat ahli di bidang konsumen, yaitu Prof Dr Ir Ujang Sumarwan MSc. Beliau juga menulis buku dengan judul Perilaku Konsumen yang dijadikan buku pegangan untuk mahasiswanya.


            Para pemasar berkewajiban untuk memahami konsumen, mengetahui apa yang dibutuhkannya, apa seleranya, dan bagaimana ia mengambil keputusan, sehingga pemasar dapat memproduksi barang dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Pemahaman yang mendalam mengenai konsumen akan memungkinkan pemasar dapat mempengaruhi keputusan konsumen, sehingga konsumen mau membeli apa yang ditawarkan oleh pemasar. Persaingan yang ketat antarmerek menjadikan konsumen memiliki posisi yang semakin kuat dalam posisi tawar-menawar.

            Istilah konsumen sering diartikan sebagai dua jenis konsumen, yaitu; konsumen individu dan konsumen organisasi. Konsumen individu membeli barang dan jasa untuk digunakan sendiri. Konsumen organisasi meliputiorganisasi bisnis, yayasan, lembaga sosial, kantor pemerintah, dan lembaga lainnya (sekolah, perguruan tinggi, dan rumah sakit). Semua jenis organisasi ini harus membeli produk peralatan dan jasa-jasa lainnya untuk menjalankan seluruh kegiatan organisasinya. Konsumen individu dan konsumen penting bagi perkembangan dan pertumbuhan ekonomi. Konsumen akhir memilikikeragaman yang menarik untuk dipelajari, karena ia meliputi seluruh individu dariberbagai usia, latar belakang budaya, pendidikan, dan keadaan sosial ekonomi lainnya.

            Konsumen akan melakukan tiga macam perilaku yang terkait dengan barang jasa, pengalaman, dan ide. Bagaimana ia mendapatkan barangnya? Bagaimana ia mengkonsumsinya? Bagaimana ia menghilangkan sisa konsumsi atau bagian yang tidak dikonsumsinya? Ada beberapa alasan mengapa perilaku konsumen dipelajari, pertama adalah kepentingan pemasaran, kedua adalah kepentingan pendidikan dan perlindungan konsumen, ketiga adalah untuk perumusan kebijakan masyarakat dan undang-undang perlindungan konsumen. Berbagai teori perilaku konsumen yang berkembang tidak diuji secara empiris sampai pertengahan abad 20. Pengujian empiris dengan survei dan eksperimen banyak dilakukan setelah disiplin pemasaran pada program studi bisnis dan disiplin studi konsumen pada program studi ekonomi rumah tangga berkembang. Pada dekade 1960-an disiplin perilaku konsumen muncul sebagai sebuah disiplin yang berbeda. Perkembangan tidak lepas dari pengaruh yang cukup besar dari para pakar, seperti George Katona, Robert Ferber, dan John A Howard.

            Proses keputusan konsumen dalam membeli atau mengkonsumsi produk dan jasa akan dipengaruhi oleh tiga faktor utama yaitu (a) kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh produsen dan lembaga lainnya, (b) faktor perbedaan individu konsumen, (c) faktor lingkungan konsumen. Proses keputusan konsumen akan terdiri atas tahap pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, pembelian, dan kepuasan konsumen akan memberikan pengetahuan kepada pemasar bagaimana menyusun strategi dan komunikasi pemasaran yang lebih baik. Pemahaman yang baik kepada perilaku konsumen akan membantu para manajer pemasaran untuk melakukan hal-hal berikut. Analisis lingkungan, riset pasar, segmentasi, positioning dan bauran pemasaran.


Senin, 08 September 2014